Fungsi Logo Dan Definisinya Serta Jenis & Aspeknya

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on pinterest
Share on telegram

Fungsi Logo Dan Definisinya Serta Jenis & Aspeknya

Anda tentu sudah sering mendengar istilah “logo”. Logo seringkali digunakan sebagai tanda atau ciri khas suatu instansi atau perusahaan. Umumnya setiap perusahaan maupun instansi memiliki logo yang berbeda-beda. Dengan adanya logo, akan mempermudah publik mengenali perusahaan atau instansi tertentu. Saat ini telah banyak jasa desain logo yang akan membuatkan logo brand Anda sesuai permintaan. Lantas, apa itu logo? Apa sajakah fungsi, jenis, dan aspeknya? Simak uraian di bawah ini !

Pengertian Logo

Menurut Wikipedia, Logo diartikan sebagai gambar atau sketsa yang memiliki arti tertentu. Logo mewakili arti perusahaan, organisasi, produk, daerah, negara, lembaga, dan sebagainya. Sedangkan menurut Sularko, dalam bukunya berjudul “How to They Think” (2018) mengartikan logo sebagai brand identity atau sebuah tanda yang memberi suatu identitas sebagai alat pemasaran. Logo mampu membedakan produk satu dengan produk yang lain.

Maka dari itulah, setiap perusahaan atau instansi memiliki ciri khas tersendiri dalam membuat logo. Mulai dari bentuk, warna, hingga elemen-elemen lain yang digunakan. Setiap logo, biasanya memiliki filosofi tertentu yang menggambarkan instansi atau perusahaan tersebut.

Fungsi Logo

Logo yang dibuat bukan hanya sekedar hiasan atau identitas perusahaan semata, namun memiliki fungsi sebagai media penyampai informasi kepada publik. Berikut ini beberapa fungsi logo secara umum:

  • Media penyampai informasi

Logo memiliki fungsi sebagai media penyampai informasi dalam bentuk komunikasi visual berupa gambar atau tulisan. Logo digunakan untuk menyampaikan informasi mengenai brand suatu produk atau perusahaan kepada masyarakat. Dengan adanya logo, diharapkan publik semakin mengenal lebih dalam tentang produk atau lembaga terkait.

  • Sebagai media persuasi

Tak hanya menyampaikan informasi kepada masyarakat, logo juga berfungsi sebagai media persuasi yang digunakan untuk mempengaruhi masyarakat. Itulah mengapa, banyak perusahaan yang memesan jasa desain logo agar dibuatkan logo untuk brand-nya semenarik mungkin, sehingga membuat orang lain yang melihatnya tertarik. Hal ini juga dapat menciptakan persepsi positif masyarakat terhadap logo dari perusahaan tersebut.

  • Sarana pengutaraan emosi

Logo juga berfungsi sebagai salah satu sarana pengutaraan emosi. Biasanya terdapat pada logo-logo brand yang menjual produk barang maupun jasa. Logo yang dibuat merupakan bagian dari emosi atau perasaan yang dituangkan dalam logo, sehingga pesan tersirat dari logo tersebut dapat dirasakan publik. Seperti logo dalam produk susu “Ibu menyusui”. Melalui penggambaran tersebut, pembeli susu bayi dapat menyayangi anaknya dengan baik.

  • Sebagai sarana promosi dan presentasi

Fungsi logo selanjutnya yakni sebagai sarana presentasi dan promosi. Fungsi ini kerap dijadikan fungsi utama oleh sebagian orang. Pembuatan logo digunakan untuk mempromosikan produk atau memperkenalkan perusahaan kepada publik. Artinya logo berfungsi untuk menjual produk atau jasa yang ditawarkan.

Jenis-Jenis Logo

Secara umum, logo memiliki beberapa jenis, diantaranya:

  • Logo Monogram (Lettermark)

Logo monogram biasanya digunakan oleh beberapa merek atau perusahaan. Logo ini mempresentasikan kepanjangan nama brand atau perusahaan yang bersangkutan. Dapat dikatakan bahwa monogram atau lettermark merupakan inisial dari merek suatu produk atau perusahaan. Sebagai contoh: NASA yang merupakan kepanjangan dari organisasi National Aeronautics and Space Administration.

  • Word Mark

Hampir sama dengan jenis lettermark, logo jenis word mark mengandalkan huruf sebagai merek atau brand. Sebagai contoh: Cola-Cola, Disney, dan sebagainya dengan font yang berbeda-beda. Logo jenis work mark banyak digunakan untuk lembaga atau produk yang memiliki nama singkat satu hingga dua kata saja.

  • Pictorial Mark atau Simbol

Pictorial mark atau sering dikenal dengan logo simbol merupakan jenis logo berbentuk ikon berbasis grafis dari suatu brand. Sebagai contoh: Nike dan Apple yang mewakili identitas produk yang mudah langsung dikenali masyarakat.

  • Logo Abstrak

Logo jenis abstrak sedikit berbeda dengan jenis logo sebelumnya yang mudah diidentifikasikan atau dikenali secara langsung. Model logo asbrak ini rata-rata berbentuk geometris abstrak yang mencerminkan brand produk suatu perusahaan. Contohnya, Adidas, Pepsi, dan logo lain yang memiliki nilai abstraknya masing-masing. Logo jenis ini justru memungkinkan seseorang untuk berpikir lebih kreatif dalam menciptakan ciri khas merek bisnisnya.

  • Logo Lambang

Logo lambang dapat berupa simbol, ikon, maupun gambar yang mencerminkan inti dari lembaga atau instansi tertentu. Logo jenis ini biasanya digunakan untuk logo organisasi, sekolah, hingga lembaga pemerintahan.

  • Logo Maskot

Selanjutnya, logo maskot yang memiliki unsur lebih kompleks dengan warna yang ceria. Karakter yang digambarkan dalam logo ini berfungsi sebagai media komunikasi yang lebih nyata kepada masyarakat. Sebagai contoh: Mr Peanut Planter, Kolonel KFC, Kool-Aid Man, dan sebagainya.

  • Logo Kombinasi

Logo kombinasi ini merupakan jenis logo yang cukup kompleks karena menggabungkan beberapa unsur jenis logo di dalamnya. Mulai dari lettermark, word mark, simbol, maskot, atau abstrak. Gambar dan teks disatukan menjadi satu logo brand yang menarik, sebagai contoh: Burger King, Lacoste, Doritos, dan sebagainya.

Jika Anda memesan logo kepada jasa desain logo, pastikan menentukan jenis logo yang Anda inginkan untuk brand Anda.

Aspek yang Perlu Diperhatikan dalam Logo

Membuat logo bukanlah hal yang sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, agar pesan tersirat dalam logo dapat dipahami masyarakat.

  • Sederhana

Buatlah logo sesimpel mungkin atau sederhana agar mudah dikenali dan diingat masyarakat. Sebagai contoh, logo “Nike” sederhana dan singkat, namun semua orang mengenalinya. Jangan terlalu membuat logo yang terlalu rumit yang membingungkan. Jika menggunakan logo word mark atau lettermark gunakan yang mudah dilafalkan, sehingga lebih mudah diingat orang lain.

  • Unik

Tak cukup sederhana, logo yang lebih mudah membekas di hati dan ingatan masyarakat adalah logo-logo yang berbeda dengan lainnya atau memiliki sisi unik. Hal ini bisa membuat logo yang Anda buat mampu bersaing dengan perusahaan atau brand lain.

  • Tahan Lama

Ciptakan logo yang dapat bertahan lama dan pastikan tidak merubahnya sewaktu-waktu. Selain membutuhkan waktu yang lama, perubahan logo juga dapat membuat publik atau konsumen dari produk Anda bingung bahkan berkurang satu persatu. Oleh sebab itu, sebelum membuat logo persiapkan dengan matang dan pastikan tidak melakukan perubahan.

  • Fleksibel

Logo yang Anda ciptakan tentu tak hanya digunakan sebagai identitas perusahaan saja. Namun, bisa digunakan untuk kebutuhan lain seperti stempel, faktur, dan sebagainya. Sehingga buatlah logo yang fleksibel atau serba guna sehingga cocok untuk kebutuhan yang lain.

  • Kesesuaian

Perhatikan kesesuaian logo dengan makna produk atau perusahaan. Pastikan bahwa logo yang Anda buat mencerminkan dan menginformasikan brand atau perusahaan terkait. Kesesuaian antara huruf, gambar, dan komposisi warna juga perlu diperhatikan.

  • Bentuk

Perlu dipertimbangkan pula bentuk frame dari logo yang Anda inginkan. Jelaskan pada jasa desain logo, bentuk seperti apakah yang Anda mau, apakah segi empat, bulat, oval, dan sebagainya. Pastikan bentuk logo dan jenis logo yang Anda pilih sesuai dan tidak tumpang tindih atau membingungkan.

Demikianlah beberapa hal berkait pengertian apa itu logo, fungsi, jenis dan aspeknya yang perlu Anda perhatikan. Jika Anda menggunakan jasa pembuatan logo untuk brand Anda, pastikan memilih jasa yang professional.

mas dian

mas dian

Leave a Replay

Metode Pembayaran