Rekomendasi Software Desain Logo versi Desktop

Rekomendasi Software Desain Logo versi Desktop

Apakah saat ini Anda bekerja di bidang desain grafis? Jika Ya, maka Anda sudah tidak asing lagi dengan berbagai software desain grafis yang biasa digunakan untuk membuat suatu desain, seperti logo. Namun, bagi Anda yang baru ingin belajar desain grafis, mungkin Anda masing bingung software terbaik untuk membuat desain logo yang bagus. Nah, artikel kali ini akan memberikan rekomendasi bagi Anda tentang beberapa software desain grafis versi desktop yang biasanya juga dipakai oleh jasa desain logo profesional.

Rekomendasi Software Untuk Jasa Desain Grafis

Berikut ini beberapa software yang bisa Anda instal dan gunakan untuk membuat desain logo terbaik untuk brand bisnis dan perusahaan Anda.

  • Adobe Illustrator

Pertama, software yang kami rekomendasikan untuk Anda yaitu Adobe Ilustrator. Dapat dikatakan, bahwa Adobe merupakan jenis software terbaik bagi para desainer grafis. Adobe mempunyai berbagai software desain, salah satunya yang dikenal di bidang desain grafis yaitu Adobe Illustrator. Dengan software ini, Anda bisa membuat logo perusahaan dengan model dan bentuk sesuai keinginan.

  • Adobe Photoshop

Selain Illustrator, software Adobe yang terkenal yaitu Adobe Photoshop. Software desain grafis ini juga cocok Anda gunakan untuk membuat sebuah logo perusahaan yang berkualitas. Adope Photoshop juga banyak dipakai oleh para fotografer untuk mengedit hasil jepretan mereka sehingga lebih artistik. Anda bisa memanfaatkan berbagai tool Photoshop untuk membuat desain logo perusahaan maupun mengedit sebuah foto.

  • CorelDraw

Desainer grafis tentu sudah tak asing lagi dengan CorelDraw. Software professional ini tak hanya digunakan oleh para professional. Namun, sebagai pemula yang ingin belajar desain grafis, tak ada salahnya menggunakan CorelDraw untuk menciptakan logo atau desain lainnya. Dengan Corel Draw Anda bisa membuat logo dengan berbagai bentuk dan model sesuai keinginan dan perpaduan warna yang pas.

  • Quick Logo Designer

Tidak mau ribet membuat desain logo sendiri? Anda bisa menggunakan software yang lebih pratis untuk membuat sebuah logo yaitu Quick Logo Designer. Software ini menyediakan lebih dari 2000 template logo yang memudahkan Anda untuk membuat sebuah logo perusahaan atau brand bisnis Anda. Dengan tersedianya template tersebut, akan mempercepat Anda dalam membuat logo.

  • LogoMaker

Software pembuat logo selanjutnya yang bisa Anda coba yaitu LogoMaker. Jika Anda masih pemula di bidang desain grafis, Anda bisa belajar dulu dengan menggunakan software LogoMaker. Software ini memiliki tempilan yang simpel dan menyediakan lebih dari 10.000 ikon serta gambar yang mempermudah Anda dalam membuat logo. Anda juga bisa menggunakan template dan berbagai jenis font menarik untuk logo yang akan Anda buat.

  • Summitsoft Logo Design Studio

Software desain logo selanjutnya yang kami rekomendasikan yaitu Summitsoft Logo Design Studio. Dengan software ini, Anda bisa menikmati berbagai fitur lengkap dalam pembuatan logo. Disini Anda juga bisa menemukan lebih dari 1500 template yang bisa membantu Anda membuat desain logo dengan mudah dan cepat. Tertarik untuk mencobanya? Segera install pada perangkat komputer Anda.

Itulah 6 rekomendasi software desain logo versi desktop yang bisa Anda gunakan untuk membuat logo brand bisnis Anda. Bahkan setelah Anda mahir dalam membuat desain logo, Anda bisa membuka jasa desain logo untuk menambah pendapatan Anda. Namun, jika saat ini Anda sedang membutuhkan logo perusahaan yang berkualitas dan belum bisa membuat desain logo sendiri, Anda bisa menggunakan jasa desain logo murah yang banyak di tawarkan di platform online

Tips Membuat Desain Grafis Terlihat Profesional

Tips Membuat Desain Grafis Terlihat Profesional

Meskipun Anda bukan tenaga professional di bidang desain grafis, bukan berarti Anda tidak memiliki kemampuan untuk membuat desain grafis yang professional. Seorang professional pun dulunya juga seorang pemula yang memiliki kemampuan terbatas. Namun, seiring dengan pengalaman dan pengetahuan yang mereka miliki, akhirnya mereka menjadi professional. Artinya, Anda juga bisa menjadi professional dengan beberapa pengetahuan desain grafis yang akan kami bagikan disini. Jika Anda saat ini membuka jasa desain grafis, informasi berikut dapat menambah pengetahuan Anda dalam bidang desain grafis.

Tak perlu berkecil hati jika Anda masih pemula dalam membuat desain, berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar desain yang Anda buat terlihat semakin professional.

  • Mainkan font

Selain mengandalkan bentuk, dalam membuat desain grafis seperti logo, Anda juga perlu memainkan jenis-jenis font. Font yang Anda gunakan dapat mempengaruhi makna dari logo yang Anda buat. Padukan bentuk logo dengan font yang sesuai sehingga maknanya lebih jelas dan terbaca. Jangan sampai font yang Anda pilih susah dibaca, sehingga menghilangkan makna dari logo itu sendiri.

  • Disesuikan dengan latar belakang (background)

Perhatikan pemilihan latar belakang untuk desain logo yang akan Anda buat. Jangan sampai background lebih menonjol dari pada logo utamanya. Pilihlah perpaduan warna yang tepat sehingga membuat desain yang Anda buat terlihat lebih hidup dan menarik. Anda bisa memanfaatkan tool palet warna pada software desain grafis yang Anda gunakan, untuk menghasilkan perpaduan warna yang pas dan cocok.

  • Padukan dengan efek transparan

Anda juga bisa memadukan dengan efek transparan pada bagian tertentu. Membuat transparan pada bagian latar, sehingga efek tipografi atau font yang Anda gunakan terlihat lebih nyata.

  • Perhatikan komposisi warna

Untuk membuat desain logo yang Anda buat lebih professional, perhatikan komposisi warna yang Anda gunakan. Perpaduan warna haruslah seimbang, sehingga enak dilihat. Tidak terlalu mencolok atau terlalu suram yang akhirnya membuat orang enggan melihat desain yang Anda buat. Anda bisa belajar tentang komposisi warna yang tepat untuk sebuah desain. Sehingga jasa desain grafis perusahaan yang Anda tawarkan dapat dilirik klien.

  • Gunakan elemen konsisten untuk menampilkan ciri khas

Seorang jasa desain grafis, tentu memiliki karakteristik atau ciri khas yang berbeda-beda, salah satunya dalam penempatan elemen desain. Anda juga perlu memiliki karakteristik desain yang Anda buat sendiri. Gunakan elemen yang konsisten dalam setiap desain yang Anda buat. Misalnya dalam hal tata letak font, tema warna, dan sebagainya. Ciri khas inilah yang dapat membantu Anda membangun brand dari jasa yang Anda tawarkan.

  • Berikan ruang atau space pada desain

Penting bagi Anda untuk mempertimbangkan komposisi yang ingin Anda masukkan dalam sebuah desain. Salah satu hal terpenting yang perlu Anda berikan dalam desain yang Anda buat yaitu sebuah space atau ruang kosong. Jika Anda diminta untuk membuat desain dalam satu lembar kertas, maka jangan isi semua kertas dengan bentuk dan tulisan, sehingga membuat kertas terkesan penuh.

Anda bisa sedikit memberikan ruang kosong di antara desain yang Anda buat. Misalnya, menyisakan ruang kosong di setiap sudut kertas. Sehingga orang yang melihat akan fokus pada bentuk yang berada di tengah.

Jika Anda tertarik membuka layanan jasa desain grafis murah, perhatikan tips-tips di atas sehingga hasil yang Anda buat terlihat lebih professional.

Cara Meminta Maaf ke Klien Jasa Desain Logo secara Profesional

Cara Meminta Maaf ke Klien Jasa Desain Logo secara Profesional

Selama proses mengerjakan job yang dipesan klien, Anda mungkin pernah melakukan beberapa kesalahan kepada klien. Kesalahan yang Anda lakukan dapat menurunkan citra diri pekerjaan Anda kepada klien, jika Anda tidak memiliki etika baik untuk meminta maaf. Misalnya, Anda membuka jasa desain grafis yang terjadi hasil yang Anda kerjakan tidak sesuai dengan pesanan klien. Apabila Anda membuat kesalahan atas pekerjaan yang dipesan klien, segera minta maaf sehingga permasalahan dapat segera diselesaikan.

Lalu bagaimana cara meminta maaf yang professional kepada klien? Minta maaflah secara tulus sehingga klien dapat menghargai usaha yang Anda lakukan. Berikut ini beberapa cara meminta maaf kepada klien yang tepat.

Cara Meminta Maaf kepada Klien

Jangan takut meminta maaf jika melakukan kesalahan kepada klien. Justru Anda harus menunjukkan tanggung jawab Anda, atas kesalahan yang telah Anda lakukan. Berikut ini cara-cara meminta maaf yang professional kepada klien.

  • Tunjukkan tanggung jawab Anda dengan meminta maaf langsung

Anda klien merasa tidak puas dengan hasil desain logo perusahaan yang Anda buat dan mengkritik Anda. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah meminta maaf atas ketidaksempurnaan pekerjaan yang Anda lakukan. Minta maaflah kepada klien baik secara langsung atau melalui telepon. Pastikan bahwa ucapan maaf yang Anda sampaikan sungguh-sungguh dan Anda bersedia untuk bertanggung jawab atas kesalahan yang Anda lakukan.

  • Mengirimkan permohonan maaf secara tertulis

Sebagai bentuk tanggung jawab dan penyesalan atas kesalahan yang Anda lakukan, Anda juga bisa mengirimkan permohonan maaf kepada klien melalui pesan tertulis. Sampaikan permohonan maaf dengan kalimat yang baik dan sopan. Berikan juga penjelasan kesalahan yang Anda lakukan dan bentuk tanggung jawab Anda terhadap klien. Hal ini bisa membuat klien merespon positif terhadap tindakan yang Anda lakukan.

  • Memperbaiki kesalahan yang Anda lakukan

Jika klien telah menjelaskan apa kesalahan yang Anda lakukan, maka Anda harus siap memperbaiki hasil pekerjaan Anda sesuai permintaan klien. Jangan marah ketika klien mengkritik atau komplain pekerjaan Anda. Selama alasan yang disampaikan masuk akal dan Anda mengakui kesalahan Anda, terimalah kritik sebagai hal untuk perbaikan.

  • Memberikan bonus

Jika klien merasa tidak puas dengan pekerjaan yang Anda lakukan karena kesalahan Anda, maka Anda harus bertanggung jawab sepenuhnya. Selain memperbaiki hasil pekerjaan Anda, Anda juga dapat memberikan bonus kepada klien sebagai ucapan permintaan maaf. Misalnya, dengan memberikan diskon kepada klien untuk pemesanan berikutnya. Namun, pastikan pesanan klien yang pertama telah Anda perbaiki sesuai dengan permintaan.

  • Berkomunikasi dengan baik

Jangan takut ketika melakukan kesalahan kepada klien. Jangan menghindari klien karena Anda pernah membuat kesalahan, Justru Anda harus menjalin hubungan yang lebih dekat dengan klien, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dalam bekerja sama. Dengan memiliki hubungan dekat dengan klien, membuat klien menilai Anda sebagai pribadi yang positif dan bertanggung jawab. Komunikasi yang baik bisa membuat hubungan Anda dan klien terjalin lebih luas, bahkan di luar bisnis.

Demikianlah 5 cara meminta maaf ke klien secara professional ketika Anda melakukan kesalahan selama menjalin kerja sama. Sebagai penyedia layanan jasa desain grafis murah yang professional, Anda harus berani meminta maaf kepada klien saat klien tidak puas dengan hasil kerja yang Anda berikan. Bertanggung jawablah jika klien meminta Anda untuk melakukan revisi atau perbaikan.

Inilah Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Membuat Desain grafis

Inilah Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Membuat Desain grafis

Logo perusahan merupakan elemen penting dari sebuah perusahaan tersebut. Oleh sebab itu, logo yang dibuat haruslah berkualitas dan mencerminkan perusahan tersebut. jasa desain grafis saat ini ada dimana-mana, Anda bisa memilih sesuai dengan karakteristik yang Anda inginkan. Namun, diantara para professional, masih ada juga desainer logo yang seringkali membuat desainnya kurang memuaskan klien. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa kesalahan yang sering mereka lakukan. Apa sajakah itu? Berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam pembuatan desain logo.

Kesalahan dalam Membuat Desain grafis

Anda mungkin pernah juga mengalami kegagalan dalam membuat desain logo, baik untuk kebutuhan Anda sendiri maupun klien yang menggunakan jasa Anda. Bahkan,Anda mungkin pernah mengalami hasil desain yang Anda buat ditolak klien. Hal tersebut bisa disebabkan oleh beberapa kesalahan yang sering dilakukan dalam proses pembuatan logo, diantaranya:

  • Desain tidak orisinil

Kesalahan terbesar yang membuat desain yang Anda buat ditolak oleh klien adalah ketika karya Anda tidak orisinil atau plagiat. Menciptakan desain yang orisinil merupakan kunci utama karya Anda diterima. Namun, jika dalam membuat desain Anda mengambil desain karya orang lain dan mengakui menjadi milik Anda, lalu dijual kepada klien, maka klien yang mengetahu tindakan curang yang Anda lakukan akan menolaknya.

Oleh sebab itu, ketika membuat desain logo perusahaan untuk klien Anda, jangan sekali-kali mengambil desain dari internet atau sumber lain. Namun, kembangkan ide kreativitas Anda dan keinginan klien sehingga dapat menciptakan desain logo yang baru.

  • Membuat logo tanpa diskusi

Sebelum membuat logo, pastikan Anda benar-benar mengerti apa yang diinginkan klien. Jangan langsung membuat logonya jika Anda belum mengerti model dan desain seperti apa yang diinginkan. Pastikan melakukan diskusi secara detail sehingga mempermudah Anda dalam membuat desain logo dengan tepat sesuai permintaan.

  • Tidak mengetahui tren desain logo terbaru

Penting bagi Anda mengetahui tren desain logo terbaru, sehingga logo yang Anda buat dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman saat ini. Sehingga Anda bisa menciptakan desain logo fleksibel dan dinamis sesuai dengan kebutuhan. Logo merupakan identitas perusahaan, jangan sampai logo yang Anda buat saat ini tidak relevan untuk beberapa tahun mendatang.

  • Desain terlalu rumit dan tidak terbaca

Memiliki imajinasi tinggi dalam membuat desain tidaklah salah. Namun, pastikan bahwa imajinasi yang Anda tuangkan dalam sebuah logo tetap mudah dibaca dan tidak rumit sehingga logo yang Anda ciptakan mampu menyampaikan identitas atau pesan tersirat tentang perusahaan atau brand bisnis Anda. Sehingga desain tidak mampu menjelaskan makna desain logo yang dibuat. Klien tentu akan mencari jasa desain grafis yang mampu menampilkan makna dengan jelas dalam logo perusahaannya.

  • Resolusi rendah

Kesalahan selanjutnya yang menjadi kesalahan fatal adalah membuat desain logo dengan resolusi yang kecil. Sehingga ketika diperbesar untuk berbagai keperluan, misalnya dicetak dalam skala besar. Ketika resolusi desain yang dibuat rendah, maka hasil cetakan menjadi tidak jelas. Hal inilah yang akan mengurangi kualitas desain logo.

Jadi, sudah tahukan hal-hal yang menyebabkan desain yang Anda buat berkualitas buruk atau ditolak klien. Oleh sebab itu jika Anda membuka jasa desain logo perusahaan, Anda harus menghindari kesalahan-kesalahan seperti di atas. Meskipun mmembuka layanan jasa desain logo murah, bukan berarti desain logo yang Anda buat murahan dan tidak berkualitas.

Tips Menolak Permintaan Klien dengan Ramah

Tips Menolak Permintaan Klien dengan Ramah

Tidak semua permintaan klien yang menggunakan jasa Anda harus Anda terima. Mungkin Anda memiliki beberapa alasan untuk menolak klien yang tidak sesuai dengan ketentuan kerja yang sudah Anda tetapkan sendiri. Namun, ternyata ada beberapa orang yang merasa bingung saat harus menolak klien dan merasa tidak enak hati. Padahal, menolak klien yang tidak sesuai dengan kriteria pekerjaan yang Anda tawarkan adalah hal yang wajar. Hal ini berguna untuk memperlancar pekerjaan yang Anda lakukan. Terlebih jika Anda melayani jasa desain logo, perlu selektif dalam menerima permintaan klien.

Tips Menolak Permintaan Klien dengan Ramah

Jika selama ini Anda bingung cara menolak permintaan klien yang memesan jasa dari Anda, berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan.

  • Dengarkan dulu permintaan klien sampai selesai

Sebelum menolak klien secara langsung, berikan waktu kepada klien untuk menyampaikan permintaannya kepada Anda. Dengarkan project yang diminta klien tersebut. Setelah klien menyampaikan permintaan sampai selesai, dan ternyata tidak sesuai dengan apa yang Anda tawarkan di awal, maka tolaklah secara sopan. Jelaskan kembali bahwa permintaan yang diminta klien tidak sesuai dengan penawaran kerja yang Anda tawarkan.

  • Berikan masukan dan alternatif

Karena permintaan klien tidak sesuai dengan jasa yang Anda tawarkan, maka berikan masukan kepada klien bahwa Anda menerima permintaan jika klien memesan sesuai yang Anda tawarkan. Apabila klien tidak mau mengubah permintaannya, Anda bisa memberikan alternatif lain untuk menggunakan jasa orang lain. Anda juga bisa merekomendasikan rekan bisnis Anda, agar klien menggunakan jasa mereka yang lebih relevan dengan permintaan.

  • Sampaikan penolakan dengan bahasa yang ramah

Jika Anda ingin menolak permintaan klien, pastikan Anda menggunakan bahasa yang baik dan ramah, sehingga klien yang Anda tolak juga dapat menerimanya dengan baik. Berikan penjelasan yang logis dan jujur pada klien alasan Anda menolaknya. Sehingga klien juga bisa mengerti dengan jelas alasan Anda tidak menerima permintaannya.

  • Jelaskan kemampuan Anda

Apabila Anda menerima permintaan klien yang ingin membuat logo perusahaan dan tidak sesuai dengan kriteria jasa desain logo yang Anda tawarkan, maka jelasakan kemampuan Anda kepada klien. Misalnya, klien meminta Anda untuk mengerjakan project dalam waktu 3 hari Sementara kemampuan Anda dapat menyelesaikan satu project dalam 1 minggu, maka tidak perlu malu menjelaskan hal tersebut kepada klien. Jelaskan pula alasan mengapa Anda membutuhkan waktu 1 minggu untuk menyelesaikan 1 project.

  • Berikan kesempatan klien untuk menghubungi Anda kembali

Meskipun Anda telah menolak klien karena permintaan yang diajukan tidak sesuai dengan jasa yang Anda tawarkan, bukan berarti Anda tidak mau diajak bekerja sama untuk project yang lain dari klien yang sama. Jika dalam satu project Anda menolaknya dengan alasan tidak sesuai, maka sampaikan bahwa Anda masih membuka kerja sama kepada klien, jika ingin bekerja sama dengan Anda sesuai dengan penawaran yang Anda berikan.

Nah, itulah beberapa cara menolak permintaan klien yang tidak sesuai dengan jasa yang Anda tawarkan. Jika saat ini Anda membuka jasa desain logo murah, dan menerima pesanan dari klien yang tidak sesuai dengan kriteria jasa yang Anda tawarkan, Anda bisa menolaknya. Pastikan bahwa Anda menolak klien dengan cara yang baik, sopan, dan ramah. Sehingga klien yang Anda tolak dapat menghargai keputusan Anda.

Tips Menghadapi Komplain Klien tentang Desain Logo

Tips Menghadapi Komplain Klien tentang Desain Logo

Jika saat ini Anda menjual skill Anda di bidang desain grafis, seperti jasa desain logo, Anda mungkin telah menemukan bermacam-macam tipe klien yang memesan jasa Anda. Ada klien yang baik, sabar, dan memberikan instruksi yang jelas sehingga memudahkan Anda dalam menyelesaikan pesanannya. Namun, dibeberapa kasus, Anda mungkin menemukan klien yang selalu komplain dengan hasil kerja Anda. Merasa tidak puas dengan hasil pekerjan yang Anda lakukan.

Jangan langsung marah jika Anda menghadapi tipe klien yang selalu komplain. Klien merupakan raja yang perlu diperlakukan dengan baik. Tanpa klien, jasa yang Anda tawarkan tidak berarti apa-apa. Tipe klien yang demikian sebenarnya wajar dan Anda harus siap menghadapinya. Nah, berikut ini beberapa tips untuk menghadapi klien yang sering komplan.

Tips Menghadapi Komplain Klien

Jika suatu ketika Anda menemukan klien yang komplain dengan hasil pekerjaan Anda, cobalah lakukan hal-hal berikut ini untuk menghindari perselisihan:

  • Terima komplain klien dengan baik

Ketika klien melakukan komplain, terima komplain tersebut dengan baik. Komplain adalah sebuah kritik yang wajib Anda terima sebagai tenaga yang professional. Jika klien Anda mengeluh tentang hasil yang telah Anda buat, mintalah klien untuk mengungkapkan apa kesalahan yang Anda lakukan. Akui kesalahan tersebut dan jangan lupa minta maaf atas pekerjaan yang belum sempurna.

Ketika klien marah, usahakan Anda tidak ikut marah atau merasa terpancing emosi. Hadapi dengan sabar tanpa harus marah-marah. Sehingga masalah yang terjadi dapat diselesaikan dan Anda dapat memperbaiki sesuai keinginan klien. Dengan begitu, klien juga akan merasa lebih dihargai, dan respon positif serta tanggung yang Anda lakukan akan dinilai baik oleh klien.

  • Petakan masalah

Setelah Anda mendengarkan komplain dari klien, catat hal-hal yang dikeluhkan. Apa saja yang membuat klien mengeluh dengan hasil kerja yang Anda lakukan. Apakah masalah bentuk logo yang tidak sesuai, komposisi warna kurang pas, jenis font tidak sesuai keinginan, waktu penyelesainan lama dan sebagainya. Catat dan petakan masalah tersebut, sehingga memudahkan Anda untuk mengatasi dan segera menyelesaikan masalah yang dikeluhkan klien.

  • Komunikasikan dengan baik

Jika ada klien yang sering komplain pekerjaan Anda, cobalah komunikasikan kembali dengan klien. Jagalah komunikasi tetap berjalan dengan baik, sehingga klien tidak membawa berita buruk tentang pekerjaan Anda keluar. Bertanggung jawablah atas pekerjaan Anda yang membuat klien merasa tidak puas. Dalam proses revisi project, tetaplah menjaga komunikasi dengan klien sehingga pekerjaan yang Anda buat sesuai dengan permintaan klien.

  • Tangani komplain dengan cepat

Ketika klien komplain atas jasa desain logo perusahaan dari Anda, atasi masalah tersebut segera mungkin. Jangan menyepelekan komplain klien karena ini menandakan bahwa Anda tidak bertanggung jawab. Respon komplain klien dengan positif, berikan pilihan solusi, dan segera lakukan perbaikan sesuai keinginan klien. Mintalah perpanjangan waktu untuk menyelesaikan revisi project sehingga hasil akhir dapat memuaskan klien.

Demikian, cara menghadapi klien yang komplain pada jasa desain logo yang Anda tawarkan. Hadapi klien dengan sopan dan ramah. Sehingga klien merasa puas dengan pelayanan yang Anda berikan. Namun, jika klien komplain tanpa memberikan alasan yang jelas dan malah merugikan Anda, sebaiknya batalkan perjanjian dengan klien tersebut. Karena klien yang baik akan memberikan kritik disertai dengan alasan yang jelas dan masuk akal, sehingga Anda bisa melakukan perbaikan sesuai keinginan klien.

Media Sosial sebagai Sarana Melakukan Branding

Media Sosial sebagai Sarana Melakukan Branding

Di era modern ini, hampir semua hal dapat dilakukan secara digital. Perkembangan media sosial di era digital memberikan banyak pengaruh bagi berbagai bidang, salah satunya bisnis. Secara sederhana, media sosial dapat membangun personal branding bagi diri kita sendiri. Melalui media sosial inilah, kita dapat memperkenalkan diri kita kepada publik. Tak hanya mengikuti persepsi publik, namun kita bisa mengisi media sosial dengan brand yang kita bangun sendiri. Media sosial sebagai sarana branding akan membantu Anda menciptakan citra diri positif bagi Anda secara pribadi maupun brand bisnis yang Anda bangun.

Melakukan Branding Produk melalui Media Sosial

Manfaatkan media sosial sebagai sarana untuk membangun brand, daripada hanya digunakan untuk hal-hal yang kurang bermanfaat. Melakukan branding melalui media sosial di era digital memberikan kesempatan bagi Anda untuk memperkenalkan brand dan mempromosikan produk. Nah, berikut ini beberapa cara melakukan branding produk melalui media sosial.

  • Kenali brand Anda

Sebelum melakukan branding produk pastikan Anda telah memiliki suatu brand. Lengkapi brand Anda dengan produk dan logo yang berkualitas. Jika Anda tidak memiliki keahlian membuat logo, Anda bisa memanfaatkan jasa desain logo untuk membuat logo brand Anda. Setelah memiliki brand, selanjutnya kenali bagaimana brand Anda. Produk apa saja yang Anda ciptakan dari brand yang Anda miliki.

  • Pilih media sosial untuk branding

Ada banyak media sosial yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan branding, seperti Facebook, Twitter, Instagram, Pinterest, Line, tumblr, LinkedI, dan sebagainya. Dari sekian banyak media sosial, pilihlah satu atau dua media sosial yang akan Anda gunakan untuk melakukan branding.

Pilihlah media sosial yang cocok Anda gunakan untuk memperkenalkan produk, atau jasa, yang Anda miliki. Sebagai contoh, jika Anda memiliki brand dan produk untuk online shop, Anda bisa memanfaatkan instagram atau facebook untuk melakukan branding.

  • Gunakan konten visual yang manarik

Setelah menentukan jenis media sosial, saatnya menyiapkan konten. Buatlah konten yang memiliki visual yang baik dan menarik. Karena Anda akan menggunakan konten tersebut untuk branding produk, maka konten yang disajikan harus dapat memperkenalkan produk semenarik mungkin. Dalam membuat konten, perhatikan beberapa hal sebagai berikut:

  • Warna. Buatlah tampilan akun media sosial Anda dengan komposisi warna yang senada untuk konten Anda. Jangan terlalu mencolok atau suram sehingga mengganggu penglihatan.
  • Jika Anda ingin melakukan branding produk yang Anda miliki, jangan lupa sertakan logo dari bisnis atau brand Anda. Sertakan logo dalam konten maupun sebagai foto profil akun Anda. Hal ini semakin meningkatkan professionalitas akun.
  • Membagikan konten ke media sosial lain. Setelah Anda mengunggah konten pada satu media sosial, bagikan pula konten tersebut ke media sosial lain. Tujuannya, untuk memperbanyak orang yang mengetahui konten Anda. Hal ini akan membuat pengguna media sosial lain lebih mudah menemukan akun Anda.
  • Template posting. Tata template atau feed media sosial Anda sehingga memiliki tampilan yang lebih rapi. Tampilan yang rapi akan meningkatkan ketertarikan pengujung untuk berkunjung ke akun Anda. Hal ini akan membuat branding produk lebih efektif. Anggaplah feed media sosial seperti instagram merupakan sebah etalase toko Anda yang memuat produk-produk yang akan Anda kenalkan kepada pengguna lain.
  • Ceritakan brand melalui konten

Tak cukup dengan konten yang menarik. Namun, Anda juga perlu menambahkan informasi terkait produk Anda melalui sebuah cerita atau tulisan. Ceritakan keunggulan produk dan manfaat yang akan didapatkan konsumen jika menggunakan produk Anda. Ceritakan dengan detail dan jelas, jangan bertele-tele yang justru akan membuat orang lain bingung.

  • Optimalkan branding produk dengan menggunggah konten secara konsisten

Untuk melakukan branding produk di media sosial, pastikan memiliki konsistensi yang tinggi untuk menggunggah konten di akun Anda. Tidak hanya mampu mengunggah konten banyak dalam waktu bersamaan. Namun, Anda harus mengetahui teknik waktu yang tepat untuk mengunggah konten. Buatlah jadwal yang tepat dan lakukan secara konsisten, agar konten Anda lebih banyak dijangkau pengguna lain.

  • Manfaatkan influencer untuk branding produk

Tidak ada salahnya menggunakan jasa influencer untuk membantu Anda melakukan branding produk dari bisnis yang Anda jalankan. Anda bisa menggunakan jasa endorsement untuk mempromosikan produk Anda di media sosial. Influencer ini akan membantu Anda memperkenalkan produk ke pengguna lain karena mereka telah memiliki banyak pengikut di media sosial.

Membangun Personal Branding

Media sosial tak hanya digunakan untuk melakukan branding produk untuk memperkenalkan brand dan bisnis Anda pada publik. Namun, media sosial juga bisa dimanfaatkan untuk membangun personal branding. Berikut ini beberapa cara membangun personal branding melalui akun media sosial.

  • Menggunakan indentitas pribadi yang jujur

Sebagai sarana branding, media sosial mendeskripiskan siapa diri Anda sebenarnya. Oleh sebab itu gunakan identitas diri yang sesuai, mulai dari nama, foto profil, maupun informasi lainnya. Jangan sampai Anda menggunakan nama atau foto profil milik orang lain, misalnya milik artis atau tokoh publik lainnya. Jika Anda ingin melakukan personal branding, maka Anda harus menggunakan identitas asli Anda sendiri, sehingga orang lain akan mengenal Anda dengan baik.

  • Melakukan upgrade profil secara berkala

Lakukan upgrade profil di akun Anda secara berkala. Misalnya dengan manambahkan biografi atau mengganti foto profil. Namun, jangan terlalu sering mengganti foto profil yang akan menjadikan pengikut Anda terganggu. Pastikan mencantumkan bio yang singat dan jelas. Sehingga orang lain dapat memahami siapa Anda sebenarnya dengan tepat.

  • Buat konten sesuai passion Anda

Jadilah diri sendiri dalam bermedia sosial. Temukan passion Anda yang akan dijadikan bahan personal branding. Jika Anda tahu passion Anda dan apa yang Anda minati, akan lebih mudah menggunggah konten di akun Anda. Jangan sampai Anda ikut-ikutan membuat konten seperti orang lain yang sebenarnya tidak Anda minati. Akibatnya, Anda tidak dapat memaksimalkan konten Anda.

Jika Anda tertarik di bidang fotografi, maka Anda bisa mengunggah foto-foto hasil jepretan Anda.Tak hanya menggunggah foto, Anda juga bisa membagikan video atau cerita dibalik mengambilan foto tersebut. Bahkan Anda juga bisa berbagai tips dalam hal fotografi kepada pengikut Anda.

  • Bergabung atau mengikuti komunitas tertentu

Jika Anda sudah menemukan passion Anda dan mengetahui bidang yang Anda minati, bergabunglah atau ikuti akun-akun komunitas yang sesuai dengan passion Anda. Hal ini bisa membuat Anda menemukan teman baru, pelajaran dan ilmu baru, serta menemukan role model yang bisa dijadikan teladan.

Tertarik menggunakan media sosial untuk melakukan branding? Jika ya, uraian di atas dapat Anda jadikan sebagai pedoman untuk memulai branding, baik branding produk maupun personal branding. Semoga bermanfaat.

Kekuatan Dari Kemasan Produk

Kekuatan Dari Kemasan Produk

Percaya atau tidak, kemasan produk merupakan “silent marketing” karena menjual produk secara diam-diam. Anda mungkin salah satu orang yang membeli produk dengan melihat kemasannya terlebih dahulu. Banyak juga orang yang ternyata juga melakukan hal ini. Keinginan untuk membeli sesuatu biasanya didasarkan pada tampilan luar produk atau yang disebut sebagai kemasan.

Kemasan produk yang menarik, secara tidak sadar seperti menghipnotis customer untuk membeli produk tersebut. Tak hanya produk yang berkualitas, namun memiliki kemasan yang menarik juga bisa dijadikan sarana “komunikasi produk” secara diam-diam untuk menarik customer. Kemasan produk seakan memiliki kekuatan luar biasa yang bisa mempengaruhi calon pembeli. Mengapa kemasan adalah “silent marketing” yang powerfull? Simak penjelasannya di bawah ini!

Kemasan Produk sebagai “Silent Marketing”

Kemasan produk bukan hanya sekedar melindungi produk dan menjaga kualitas produk di dalamnya. Namun, kemasan juga merupakan sebuah nilai jual dan citra produk. Karena kemasan berperan juga sebagai “silent marketing”, maka kemasan untuk sebuah produk juga harus memenuhi beberapa persyaratan penting, seperti:

  • Menampilkan visual yang menarik dan menjelaskan produk yang ada di dalam kemasan.
  • Mudah dibuka dengan tangan, sehingga tidak membutuhkan alat bantu lain saat ingin membuka kemasan.
  • Mudah dibawa kemana-mana dan simpel tidak boros tempat.
  • Kemasan terbuat dari bahan berkualitas yang melindungi produknya dan menjamin produk di dalamnya aman.
  • Memiliki keunikan dan karakter tersendiri yang mampu meningkatkan citra produk dan menambah nilai produk.

Tanpa Anda banyak berkata atau melakukan promosi, secara tidak langsung sebenarnya kemasan produk yang menarik dan tetap sasaran telah mempromosikan dirinya sendiri. Artinya, produk seakan berkomunikasi dan melakukan persuasi yang memberikan pengaruh kepada konsumen untuk membeli produk tersebut.

Elemen Kemasan

Kemasan yang baik, setidaknya memenuhi 5 elemen pokok berikut ini:

  • Elemen visual, meliputi gambar, bentuk, tulisan, dan warna.
  • Elemen material, berkaitan dengan bahan yang digunakan dalam kemasan sepeti plastik, kaca, kayu, kertas, atau metal. Pilihlah bahan kemasan yang ramah lingkungan, sehingga kemasan mudah diuraikan dan tidak menimbulkan banyak masalah seperti penumpukan sampah hingga global warming.
  • Elemen brand idendity, seperti slogan atau tagline, logo, maskot, hingga endorsement.
  • Elemen ukuran, meliputi berapa berat atau isi (dalam bentuk gram atau liter tergantung produknya).
  • Elemen informasi atau labelling, berkaitan dengan identitas pabrik atau perusahaan, cara pemakaian, cara penyimpanan, tanggal kadaluarsa, manfaat produk, barcode, tanda halal atau tidak, komposisi dan peringatan obat-obatan tertentu, dan sebagainya.

Tips Memilih Kemasan agar Memiliki Nilai Jual Tinggi

Ada beberapa point penting yang perlu Anda pertimbangkan dalam memilih kemasan untuk produk Anda. Sehingga kemasan produk bisa menjadi “silent marketing” dengan sendirinya.

  • Adanya kesederhanaan dan kejelasan

Produk yang bagus bukanlah produk hanya didesain dengan tampilan menarik. Namun, produk yang bagus merupakan produk yang dikemas dalam sebuah kemasan sederhana, tetapi tetap menarik dan unik. Kemasan inilah yang membuat brand dari produk Anda memiliki nilai jual yang tinggi. Tak hanya desain yang sederhana, produk yang bagus juga didukung dengan kemasan yang jelas. Artinya kemasan mampu menjelaskan isi di dalam produk sebelum kita membukanya.

Sama seperti kita yang akan melihat dan membaca kemasan produk sebelum membeli barang tersebut. Begitu pula dengan perilaku customer yang akan melihat dan membaca informasi produk terlebih dahulu sebelum membelinya. Oleh sebab itu, pastikan kemasan memuat rincian atau informasi tentang produk dengan jelas dan mudah dipahami.

  • Kejujuran

Tampilan informasi yang jujur tentang produk Anda. Jangan berusaha membuat kesan yang baik dengan melebih-lebihkan gambaran produk yang sebenarnya tidak ada. Hal ini justru akan membuat produk Anda bernilai buruk ketika customer telah membukanya nanti. Pastikan bahwa spesifikasi produk dan informasi yang ditampilkan dalam kemasan adalah jujur. Kejujuran akan meningkatkan citra produk menjadi lebih baik. Sebagai “silent marketing” yang powerfull, maka packaging harus jujur dan sesuai apa adanya.

  • Keaslian

Tingkat orisinalitas produk, brand, kemasan, dan sebagainya akan membuat produk Anda lebih laku dipasaran dalam jangka panjang. Daripada produk imitasi atau tiruan yang hanya laku saat musimnya saja. Buatlah produk yang asli sesuai dengan bisnis dan brand yang Anda miliki. Keaslian produk akan membuat bisnis Anda memiliki keunikan tersendiri yang bisa mempertahankan pelanggan dan menarik konsumen baru.

  • Perluasan brand dengan beragam produk

Jika Anda memulai dengan satu produk untuk brand Anda, tak ada salahnya menambah produk ketika bisnis sudah mulai berkembang. Hal ini bisa memperluas brand Anda menjajaki pasar dan meningkatkan kreativitas dalam menciptakan kemasan yang baru dan bervariasi sesuai produk.

  • Tingkat kepraktisan

Dalam membuat kemasan, utamakan pula nilai “kepraktisan” kemasan produk. Baik dalam segi ukuran, bentuk, desain, dan sebagainya. Jangan sampai kemasan yang Anda ciptakan mempersulit konsumen menggunakan produk Anda. Karena konsumen akan memilih dan membeli barang-barang yang praktis dibawa dan digunakan sehingga mempermudah aktivitasnya.

  • Makna tersirat

Tak hanya desain tampilan keren saja yang bisa menjadi “silent marketing” bagi produk Anda. Namun, ada hal lain yang tidak boleh Anda abaikan yaitu berkaitan dengan makna tersirat dari desain yang ada dalam kemasan. Buatlah desain kemasan, Anda bisa memesan kemasan berkualitas dari jasa desain kemasan untuk membuat kemasan produk Anda memiliki makna positif yang bisa dijadikan pelajaran hidup.

Kemasan yang miliki makna tersirat berdasarkan desain gambar dalam kemasan, akan lebih mempengaruhi emosi customer secara mendalam. Hal ini secara diam-diam akan mempengaruhi mereka untuk membeli produk tersebut. Bukan hanya karena memiliki nilai guna, namun customer tertarik dengan model kemasan yang inspiratif tersebut.

Perlukah mengganti kemasan?

Mengganti kemasan bukan hal yang wajib jika kemasan masih mampu beradaptasi sesuai perkembangan zaman. Pergantian kemasan produk ini diperlukan ketika kemasan yang lama sudah tidak relevan dengan masa sekarang. Sebenarnya tidak perlu mengubah desain kemasan secara keseluruhan, karena ini bisa menurunkan karakter brand Anda yang bisa mempengaruhi minat konsumen turut menurun.

Jika ingin melakukan pergantian kemasan, lakukan riset terlebih dahulu, khususnya tentang perkembangan trend. Perbarui kemasan dari segi trend dan membuat kemasan dengan warna yang lebih cerah atau relevan dengan zaman. Jangan lupa cek kembali tentang keamanan kemasan dan melakukan pembaharuan, agar kemasan menjadi lebih aman. Pastikan kemasan tidak melanggar aturan norma dan hukum yang berlaku.

Sudah tahukan betapa pentingnya kemasan bagi sebuah produk. Kemasan adalah “silent marketing” yang powerfull yang bisa membuat produk Anda laku dipasaran dan membuat brand bisnis Anda mulai terkenal. Kemasan diibaratkan sebagai sarana branding yang efektif.

Tips Melakukan Branding untuk Bisnis Pemula

Tips Melakukan Branding untuk Bisnis Pemula

Apakah Anda seorang pembisnis pemula yang ingin melakukan branding untuk brand dan produk Anda? Melakukan branding bukanlah hal yang mudah. Butuh kemampuan, keahlian, dan persiapan yang matang untuk melakukan branding. Apalagi bagi Anda pemilik usaha menengah atau pembisnis pemula. Agar tidak salah langkah dalam membangun branding, apastikan Anda mengetahui target market yang ingin Anda tuju. Berikut ini beberapa tips melakukan branding untuk bisnis pemula yang bisa Anda ikuti!

Tips Melakukan Branding untuk Bisnis Pemula

Berikut ini langkah-langkah melakukan branding untuk membangun brand bisnis Anda, khususnya bagi Anda yang baru mulai mendirikan bisnis.

  • Tetapkan target pasar dan pesaing

Langkah awal yang perlu Anda lakukan adalah mengidentifikasi siapa target pasar yang ingin Anda tuju sesuai dengan brand yang Anda miliki. Kepada siapa produk Anda ditujukan, apakah untuk kalangan menengah ke bawah atau menengah ke atas, atau bisa juga ditujukan untuk semua kalangan.

Tak hanya mengenali target pasar atau target konsumen, Anda juga perlu mengenali siapa kompetitor atau pesaing Anda. Mengapa? Hal ini dikarenakan, dalam berbisnis Anda akan bersaing dengan para kompetitor dengan brandnya masing-masing. Maka dari itu, kenali siapa kompetitor brand Anda, sehingga Anda dapat menyiapkan strategi untuk menghadapi persaingan.

  • Menentukan karakteristik dan fokus brand Anda

Langkah selanjutnya yaitu menentukan ciri khas atau keunikan atau karakteristik dari brand Anda. Fokuskan pada karakteristik tersebut sehingga brand yang akan Anda kenalkan benar-benar berbeda dan memiliki nilai tersendiri yang unik. Karakterisik brand ini akan membantu Anda menentukan desain logo brand Anda.

  • Tetapkan nama brand

Tetapkan nama brand Anda dengan pasti. Nama sebuah bisnis bisa terlihat besar dan kecil tergantung nama brand yang Anda pilih. Brand bukan hanya sekedar nama asal-asalan. Namun, memiliki arti dan makna yang menyangkut bisnis Anda.

Di dalam brand terdapat cerita atau latar belakang, karakteristik, hingga reputasi yang akan Anda bawa nanti. Oleh sebab itu, pikirkan matang-matang dengan berbagai pertimbangan terbaik Anda saat menetapkan sebuah brand. Pastikan brand yang Anda gunakan merupakan brand atas ide Anda sendiri dan belum pernah digunakan atau dipatenkan orang lain. Penetapan brand akan berkaitan dengan pembuatan logo dan proses branding.

  • Buatlah slogan

Langkah selanjutnya, buatlah slogan atau tagline untuk bisnis dan brand Anda. Slogan mencerminkan bagaimana bisnis dan pelayanan yang akan Anda berikan pada customer nantinya. Oleh sebab itu, buatlah slogan yang bermakna positif, tegas, jelas, dan mampu mempengarahui pola pikir publik. Tagline yang Anda gunakan dalam brand bisnis Anda bisa mempengaruhi citra bisnis Anda menurut persepsi masyarakat.

  • Tentukan gaya brand

Setalah Anda menyiapkan nama brand, perhatikan pula visual atau gaya brand Anda. Tentukan komposisi yang sesuai untuk nama brand Anda. Gunakan nama dengan font yang mudah dibaca, sehingga mudah dihafalkan dan diingat masyarakat.

  • Buat desain logo

Buatlah desain logo semenarik mungkin yang akan mewakili brand bisnis Anda. Jika tidak memiliki kemampuan membuat logo, Anda bisa memanfaatkan jasa desain logo professional. Sehingga bisa menghasilkan logo dengan kualitas terbaik.  Logo merupakan bentuk visualisasi yang memberikan informasi mengenai seluk beluk brand bisnis Anda. Pastikan logo dibuat dengan pertimbangan komposisi warna dan model yang seimbang.

  • Kembangkan bisnis

Tak hanya berhenti pada pembuatan brand dan logo. Namun, bisnis yang Anda jalankan harus terus dikembangkan. Salah satu cara melakukan pengembangan bisnis yaitu dengan melakakukan branding. Promosikan brand dan produk Anda kepada masyarakat, bisa melalui berbagai media (media cetak dan digital).

Membangun brand memang tidaklah mudah dan instan, sehingga Anda perlu dengan konsisten mengembangkan brand Anda agar terus dikenal masyarakat. Tambahkan produk lain dari brand Anda, sehingga brand bisnis Anda dapat merambah ke berbagai produk atau bahkan ke berbagai bidang. Inilah yang akan membuat brand bisnis Anda semakin berkembang. Dari yang awalnya hanya bisnis kecil bisa berubah menjadi bisnis besar.

Mambangun Brand untuk Bisnis Online?

Tidak semua bisnis dilakukan secara offline, ada beberapa bisnis yang memang dijalankan secara online. Bisnis offline maupun online sama-sama perlu dilakukan branding. Bagaimana caranya membangun brand untuk bisnis online? Berikut tipsnya!

  • Memanfaatkan media sosial

Di era modern ini, media sosial menjadi sarana paling efektif untuk melakukan branding bisnis online maupun offline. Banyak media sosial yang bisa Anda manfaatkan untuk melakukan branding bisnis Anda. Lewat media sosial, proses branding akan lebih mudah dan murah daripada menggunakan iklan cetak seperti brosur maupun spanduk.

Melakukan branding melalui media  menjadi pilihan yang tepat bagi Anda yang masih pemula di dunia bisnis yang mungkin belum memiliki banyak modal untuk melakukan promosi besar-besaran. Sehingga Anda bisa memanfaatkan media sosial hanya dengan bermodalkan akun media sosial untuk memperkenalkan produk bisnis Anda.

  • Buat blog atau website

Tak hanya memanfaatkan media sosial, Anda juga dapat membangun brand dengan melengkapi bisnis Anda dengan membuat blog atau website. Buatlah artikel berkaitan dengan produk bisnis Anda. Langkah ini bukan hanya sebagai bentuk mempromosikan produk bisnis Anda, namun sekaligus memberikan informasi lainnya yang berkaitan dengan produk yang Anda jual. Tuliskan review produk, ceritakan testimoni pengguna, dan buatlah artikel tentang tips, trik, atau tutorial mengggunakan produk Anda.

  • Manfaatkan channel youtube

Agar lebih menarik, buatlah review produk dalam bentuk video dan unggah di channel youtube Anda. Hal ini bisa meningkatkan ketertarikan publik untuk mengetahui lebih dalam tentang produk yang Anda tawarkan. Pastikan konten video memiliki visual dan audio yang baik, sehingga membuat yang menontonnya merasa nyaman dan mengerti.

  • Buat grup khusus dan aktif memberikan respon

Anda juga bisa membangun branding dengan menciptakan sebuah grup khusus. baik melalui grup chatting maupun di media sosial. Hal ini memberikan Anda ruang untuk mengenal konsumen Anda lebih dekat. Sehingga Anda memiliki kesempatan untuk melakukan pendekatan kepada konsumen dengan baik sesuai kebutuhan mereka. Pastikan aktif memberikan respon, jika customer ada yang bertanya.

  • Gunakan jasa influencer untuk melakukan branding

Terakhir, gunakan jasa influencer untuk membantu Anda membangun brand melalui branding di media sosial. Seperti menggunakan jasa endorsement untuk mempromosikan dan mengenalkan brand produk atau jasa Anda kepada pengguna media sosial lainnya. Dengan begitu, brand Anda akan mulai banyak yang mengenal.

Gimana? Melakukan branding memang gampang-gampang susah. Namun, jangan menyerah saat membangun brand bisnis Anda. Lakukan secara konsisten dengan meningkatkan kualitas brand dan produk/jasa yang Anda jual. Itulah tips melakukan branding untuk bisnis pemula dan bisnis online yang bisa Anda terapkan dalam bisnis Anda. Semoga berhasil.

Langkah-Langkah Membuka Studio Desain Grafis

Langkah-Langkah Membuka Studio Desain Grafis

Jika Anda memiliki keahlian di bidang desain grafis, kini saatnya menjual keahlian Anda untuk mendapatkan pendapatan. Tak hanya bekerja sebagai karyawan di perusahaan desain grafis atau sebagai freelancer desain grafis, Anda juga bisa membuka kantor sendiri. Dengan membuka studio desain grafis, tingkat profesionalitas Anda akan semakin terlihat. Hal ini juga bisa membuat perusahaan besar tertarik dengan jasa desain logo dari jasa Anda.

Namun, untuk membuka studio desain grafis tidak boleh sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu Anda siapkan, sehingga studio yang Anda buka dapat berjalan lancar. Walaupun mengalami hambatan, akan tetapi Anda dapat mengatasinya. Bagaimana langkah yang tepat membuka studio desain grafis? Simak langkah-langkah berikut ini!

Langkah-Langkah Membuka Studio Desain Grafis

Jika Anda tertarik membuka studio desain grafis, perhatikan beberapa hal berikut ini.

  • Keahlian dasar desain grafis

Pastikan Anda memiliki keahlian dibidang tersebut. Kemampuan tidak harus di dapatkan dari sekolah, namun Anda juga bisa belajar sendiri secara otodidak. Ketika Anda sudah memiliki keahlian tersebut, ini akan menjadi modal awal membuka studio desain grafis sendiri. Karena Anda akan bersaing dengan pesain lainnya yang juga membuka jasa desain logo, maka pastikan Anda memiliki karakteristik sendiri yang unik dan berbeda dari yang lain.

 

  • Memiliki jiwa seni yang tinggi

Tak hanya berbekal dari keahlian dasar tentang desain grafis, Anda juga perlu meningkatkan jiwa seni dalam diri Anda. Dalam proses mendesain logo, Anda perlu imajinasi dan kreativitas untuk menciptakan sebuah logo sesuai pesanan klien. Oleh sebab itu, jiwa seni yang bisa memunculkan kreativitas dan daya imajinasi penting dalam diri Anda.

  • Tentukan fokus dan target market

Anda juga perlu menentukan fokus bidang yang akan Anda kerjakan. Jika Anda masih pemula untuk membuka studio ini, Anda bisa memiliki fokus pekerjaan, misalnya sebagai jasa desain logo perusahaan saja. Namun, jika Anda sudah terbiasa mengerjakan banyak proyek, Anda dapat memperluas fokus pekerjaan, misalnya menerima orderan membuat desain website, dan sebagainya.

Selain fokus pekerjaan, Anda juga perlu menentukan target market atau klien yang ingin Anda sasar. Apakah kalangan perusahaan besar maupun pembisnis menengah ke bawah. Dengan menentukan target market, akan membantu Anda dalam menentukan harga atau tarif jasa desain yang Anda tawarkan. Selain itu, akan lebih memudahkan Anda dalam melakukan promosi bisnis Anda.

  • Lakukan promosi

Jika Anda sudah memiliki studio desain grafis sendiri, saat menjalankan bisnis Anda. Jangan lupa lakukan promosi diberbagai media, seperti media cetak maupun digital sehingga menarik klien untuk menggunakan jasa Anda. Kini Anda juga bisa memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi yang lebih efektif di era modern ini.

  • Berikan pelayanan yang ramah

Jika Anda berhasil mendapatkan klien atau calon klien yang terarik dengan jasa yang Anda tawarkan, berikanlah pelayanan terbaik kepada mereka. Layani klien dengan ramah, sehingga mereka merasa nyaman. Pelayanan terbaik terkadang mampu mengalahkan kualitas produk yang Anda hasilkan. Meskipun kualitas logo yang Anda hasilkan standar, namun pelayanan yang Anda berikan ramah, berpeluang bagi Anda mendapatkan klien. Klien akan memilih jasa dari Anda daripada memilih jasa professional yang memberikan pelayanan tidak baik.

Demikianlah langkah-langkah yang perlu Anda lakukan untuk membuka studio desain grafis sendiri. Perlu diingat, bahwa saat ini banyak jasa desain logo murah dengan kualitas terjamin. Maka dari itu, jika Anda ingin tetap bertahan dalam persaingan, terapkan strategi yang tepat untuk bisnis Anda.